Tampilkan postingan dengan label Kurikulum 2013. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kurikulum 2013. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Februari 2015

Kegiatan Guru untuk Pemenuhan Beban Mengajar 24 Jam


Berdasarkan Permendikbud No. 4 Tahun 2015  Tentang Ekuivalensi Kegiatan Pembelajaran/pembimbingan Bagi guru yang Bertugas pada SMP/SMA/SMK kiranya bisa menjadi solusi pemenuhan jam mengajar bagi guru berseftifikasi yang mengajar di sekolah tertentu yang telah kembali melaksanakan Kurikulum 2006 atau KTSP. Sehingga dengan adanya peraturan ini para guru tidak dipusingkan lagi dengan adanya kekurangan jam mengajar.
Adapun Pemenuhan Beban Mengajar 24 Jam guru dapat melakukan Kegiatan sebagai berikut:

Selasa, 30 Desember 2014

Surat Edaran Tentang Sekolah yang Melaksanakan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah mengeluarkan Surat Edaran Tentang Sekolah yang Melaksanakan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 Nomor 5685/C/KR/2014 dan 8014/D/KO/2014. Didalam Surat Edara ini memberikan kesempatan kepada sekolah yang baru melaksanakan Kurikulum 2013 selama 1 semester apabila sanggup untuk Melanjutkan pelaksanaan kurikulum 2013 dengan syarat akan diverifikasi oleh Badan Akreditasi Nasional
Pendidikan Menengah (BAN S/M). Surat Edaran ini merupakan tindak lanjut dari Permendikbud No. 160 Tahun 2014 Tentang Pemberlakuan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 dan Peraturan Dirjen Tentang Petunjuk Teknis Pemberlakuan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 Nomor 5496/C/KR/2014 dan Nomor 7915/D/KP/2014.

Senin, 22 Desember 2014

Peraturan Dirjen Tentang Petunjuk Teknis Pemberlakuan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013

Masih berbicara tentang pelaksanaan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013. Berikut ini Penulis lampirkan Peraturan Bersama antara Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dengan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tentang Petunjuk Teknis Pemberlakuan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 pada Sekolah Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Nomor 5496/C/KR/2014 dan Nomor 7915/D/KP/2014. Dimana persturan bersama ini terdapat 9 pasal dan disertakan juga lampiran untuk format kesiapan sekolah untuk melaksanakan kurikulum 2013 beserta konversi nilai ketuntasan.

Jumat, 12 Desember 2014

Permendikbud No. 160 Tahun 2014 Tentang Pemberlakuan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013

Pada postingan sebelumnya Penulis sudah melampirkan tentang Surat Edaran Resmi Tentang Pelaksanaan Kurikulum 2013. Sedangkan pada lampiran berikut ini Penulis akan melampirkan tentang Permendikbud No. 160 Tahun 2014 Tentang Pemberlakuan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013. Pada lampiran ini Kemendikbud menetapkan tentang jangka waktu pelaksanaan Kurikulum 2016 bagi sekolah yang baru melaksanakan kurikulum 2013 selama 1 semester, sedangkan Sekolah yang telah melaksanakan Kurikulum 2013 selama 3 semester tetap melanjutkan pelaksanaan Kurikulum 2013 hingga pada akhirnya akan dievaluasi dan akan dijadikan sebagai percontohan Kurikulum 2013 untuk sekolah yang lain.

Jumat, 05 Desember 2014

Kemendikbud Tetapkan Pelaksanaan Kurikulum 2013 di Tahun 2015

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan kriteria kelayakan sekolah yang bakal menjalankan kurikulum anyar itu. Di antaranya adalah sekolahnya harus terakreditasi A, kepala sekolah dan sebagian guru harus sudah mengikuti pelatihan implementasi Kurikulum 2013. "Kriteria lainnya adalah guru-guru di sekolah harus sudah bersertifikat profesi," katanya. Sedangkan kriteria kelayakan sekolah berikutnya adalah rasio jumlah guru ideal dan buku-buku Kurikulum 2013 harus sudah berada di sekolah semuanya. Dengan sejumlah kriteria itu, diharapkan agar impelementasi Kurikulum 2013 di Tahun 2015 nanti berjalan mulus tidak seperti tahun ini.
Sekolah yang belum memiliki buku, contohnya, tidak dipaksanakan untuk menjalankan Kurikulum 2013. Saat ini distribusi buku-buku Kurikulum 2013 untuk semester genap sudah mulai berjalan. Pendistribusian buku SMP, SMA, dan SMK lebih baik dibanding untuk jenjang SD.
Berikut Ketetapan Kemendikbud Tentang Pelaksanaan Kurikulum 2013 di Tahun 2015, silakan disimak:

Jumat, 10 Oktober 2014

Silabus, RPP dan Buku Kurikulum 2013 Edisi 2014


Syukur Alhamdulillah, patut kita ucapkan terimakasih kepada-Nya akan terselesainya kegiatan  implementasi Kurikulum 2013 pada tahun 2014 yang antara lain pelatihan, mulai dari pelatihan Nara sumber Nasional, Instruktur Nasional, guru sasaran yang sudah dilakukan dengan sangat baik.
Sebagian besar Buku pegangan guru telah sampai ke tangan para guru sasaran saat dilakukan kegiatan pelatihan. Sementara buku pegangan siswa, yang dicetak oleh beberapa percetakan pemenang tender, telah dikirim langsung ke sekolah-sekolah yang menjadi sasaran implementasi oleh perwakilan mentri di masing-masing Wilayah.
Sedangkan Pelatihan Kurikulum 2013 di Tahun 2014 sudah hampir semuanya dilaksanakan di semua daerah, baik di tingkat kabupaten maupun kota.

Oleh kareta itu berikut ini Penulis lampirkan semua Silabus, contoh RPP dan Buku Pegangan Guru dan Siswa untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK Kurikulum 2013 Edisi Tahun 2014. Sedangkan untuk perlengkapan Perangkat Pembelajaran Kurikulum 2013 yang lainnya, InsyaAllah Penulis akan lampirkan pada kesempatan-kesempatan berikutnya..........

Rabu, 08 Oktober 2014

Mengupayakan Pembelajaran yang Sesuai Tuntutan Kurikulum 2013


Oleh: Abdur Rahman As’ari
Dosen Universitas Negeri Malang


PENDAHULUAN
Di abad ke 21, orang harus memiliki kreativitas agar mampu menciptakan sesuatu yang baru yang “unique” dan diperlukan oleh masyarakat lain. Dengan kreativitasnya, seseorang akan dihargai dan diperlukan kehadirannya. Orang tersebut akan memiliki daya tawar yang baik, dan memiliki peluang untuk mendapatkan fasilitas yang diperlukan.
Di abad ke 21, orang juga harus mampu berpikir kritis. Dengan kemampuan berpikir kritis, dia mampu melihat sesuatu secara jernih. Orang tersebut tidak akan mudah terkecoh dan terhindar dari segala tipu muslihat yang merugikan. Dia akan mampu mengendalikan segala tindakan yang harus dilakukannya. Dia juga tidak akan mudah terpancing emosinya, dan selalu mempertimbangkan keputusannya dari berbagai sudut pandang.

Rabu, 02 April 2014

Kemdikbud Terbitkan Surat Edaran Tentang Penyediaan Buku Kurikulum 2013 Edisi 2014


Jakarta, Kemdikbud --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terbitkan Surat Edaran Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, Nomor 36250/WMP/KR/2014, tanggal 24 Maret 2014 tentang Penyediaan Buku Kurikulum 2013 Tahun 2014 kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Indonesia.
Surat edaran tersebut menginformasikan bahwa pada tahun ajaran 2014/2015 Pemerintah akan melanjutkan pelaksanaan Kurikulum 2013 di semua satuan pendidikan, yaitu Sekolah Dasar (SD) kelas 1, 2, 4, dan 5, Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas 7 dan 8, serta Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelas 10 dan 11. Kemudian untuk mendukung pelaksanaan kurikulum akan disediakan buku siswa dan guru, pelatihan guru, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi.

Sabtu, 15 Maret 2014

Kurikulum 2013 dilakukan Melalui Proses Konstruktivisme

Jakarta, Kemdikbud -- Kurikulum 2013 yang mulai diterapkan pada tahun pelajaran 2013/2014 sesungguhnya adalah proses yang harus memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengamati, menanya, menganalisis, menguji coba, dan mengomunikasikan. Kurikulum 2013 dilakukan melalui proses konstruktivisme, yang berbeda dengan kurikukum verbalistik yang sekadar mengandalkan komunikasi satu arah dan hafalan.
Hal tersebut disampaikan Ketua Unit Implementasi Kurikulum, Tjipto Sumadi dalam diskusi yang digelar di Perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Jumat (14/3/2014). Hadir pula Kepala SMA Negeri 3 Jakarta, Diah Khaerani sebagai narasumber, kepala sekolah yang telah menerapkan Kurikulum 2013 pada tahun pelajaran 2013/2014.

Jumat, 07 Maret 2014

Pengelolaan Dana Bos dan Dak Untuk Pengadaan Buku Kurikulum 2013

Jakarta, Kemdikbud --- Mekanisme pengadaan buku pelajaran Kurikulum 2013 akan mengalami perubahan untuk Tahun Ajaran 2014/2015. Nantinya, terdapat dua sumber dana pengadaan buku, yaitu Dana Alokasi Khusus dan Dana Bantuan Operasional (BOS) Buku.
Bagi peserta didik kelas 1-2 Sekolah Dasar (SD), terdapat pengadaan untuk delapan tema paket buku. Sehingga, mekanisme pengadaannya adalah sebanyak empat tema buku akan dibeli dengan menggunakan dana BOS Buku, di semester pertama. Kemudian,

Selasa, 11 Februari 2014

Dengan Adanya Kurikulum 2013, Guru Siap Ubah Pola Pikir dalam Proses Pembelajaran

Bengkulu, Kemdikbud --- Dengan diterapkannya Kurikulum 2013 di semua sekolah pada Tahun Pelajaran 2014/2015, para guru harus siap mengubah pola pikir dalam proses pembelajaran di sekolah. Hal ini dikarenakan Kurikulum 2013 lebih menekankan pada aspek pembentukan karakter, keterampilan, dan ilmu pengetahuan.
“Selain mengubah pola pikir, dalam Kurikulum 2013 juga terdapat perubahan dalam sistem penilaian, dari semula berupa angka menjadi uraian deskriptif,” demikian disampaikan Mendikbud, Mohammad Nuh dalam sosialisasi Kurikulum 2013, Sabtu (8/02/2014), di Kantor Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bengkulu.

Minggu, 09 Februari 2014

Kegiatan Pembelajaran Matematika SMP Kelas 7 dengan Menggunakan Pendekatan Saintifik


Berikut ini Penulis lampirkan salah satu contoh kegiatan pembelajran Matematika SMP Kelas 7 yang sangat cocok sekali untuk Kurikulum 2013, dimana didalam pembelajaran Kurikulum 2013 harus menggunakan pendekatan saintifik yang diantaranya adalah seperti: Mengamati, Bertanya, Menggali Informasi/Sedikit Informasi, Menalar, dan berbagi. untuk lebih jelasnya coba perhatikan uraian berikut ini.




Kamis, 16 Januari 2014

Pola Baru Pelatihan Kurikulum 2013, Seperti Apa?

Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang mempersiapkan pelaksanaan kurikulum 2013 secara serempak di Indonesia, yang akan dilakukan pada Juli mendatang. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan dalam waktu dekat ini akan kembali mengadakan pelatihan guru yang sedikit berbeda dengan pelatihan tahun lalu.

"Nanti Instruktur Nasional langsung melatih guru sasaran," kata Nuh di Kampus Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Selasa, 14 Januari 2014.

Rabu, 15 Januari 2014

Implementasi Kurikulum 2013, Guru Inti Jadi Tenaga Pendamping di Tahun 2014

Tangerang Selatan, Kemdikbud -- Pada pelaksanaan Kurikulum 2013 di tahun 2014 ini, guru inti akan menjadi tenaga pendamping selama proses pembelajaran di sekolah bagi guru kelas dan guru mata pelajaran. Guru inti yang dimaksud adalah guru-guru yang mendapat nilai post test baik saat pelatihan.
"Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini semua guru kita latih, kemudian mereka yang mendapat nilai post test bagus, akan kita jadikan guru inti. Guru inti ini akan berperan sebagai tenaga pendamping," ujar Wakil Menteri bidang Pendidikan, Musliar Kasim saat memberikan paparan dalam Press Workshop yang berlangsung di Universitas Terbuka (UT), Tangerang Selatan, Selasa (14/1).

Kamis, 09 Januari 2014

Hasil Sensus Kurikulum 2013 Positif, Kemdikbud Siap Terapkan 100 Persen

Jakarta --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan sensus kepada pemangku kepentingan pendididikan terhadap kurikulum 2013 pada akhir 2013 lalu. Dari hasil sensus tersebut diketahui, masyarakat memberi respon positif terhadap pelaksanaan kurikulum 2013.
“Kurikulum 2013 dapat sorotan sangat bagus di awal implementasinya, karena diragukan. Tapi setelah melakukan sensus, dan responnya baik, kami semakin confident,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, akhir tahun lalu, di Jakarta.

Sabtu, 21 Desember 2013

Kurikulum 2013 Terbukti Dorong Siswa Lebih Aktif

Mamuju, Sulawesi Barat --- Kurikulum 2013 bertujuan mendorong peserta didik untuk mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar,­ dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), terhadap apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah mene­rima materi pembelajaran. Setelah berjalan selama satu semester, implementasi Kurikulum 2013 terbukti mampu mencapai tujuan tersebut. Misalnya peserta didik di SDN 1 Unggulan Mamuju, Sulawesi Barat, yang terlihat lebih aktif.

Kamis, 12 Desember 2013

Survei PISA Makin Memperkuat Pentingnya Kurikulum 2013

Mendikbud M Nuh (dok.detikcom) 

Bandung, - Kemampuan matematika siswa-siswi Indonesia menempati peringkat 64 dari 65 negara dalam survei Programme for International Study Assesment (PISA) di bawah Organization Economic Cooperation and Development (OECD).

Mendikbud M Nuh mengatakan hasil survei ini justru menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 penting.

"Apa alasan kenapa kita lakukan perbaikan atau perombakan kurikulum baru, salah satunya kan (survei) PISA itu," kata Mendikbud ketika ditanya tanggapannya tentang survei PISA 2012.

Hal itu disampaikan Mendikbud usai meluncurkan program Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 di Aerowisata Grand Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/12/2013) malam.

"Jadi apapun yang dilakukan PISA, semakin memperkuat kenapa Kurikulum 2013 penting," jelas Mendikbud.

Berikut wawancara Mendikbud dengan wartawan

Minggu, 01 Desember 2013

Ada Kaitan Utuh antara Kurikulum 2013 dengan Ujian Nasional

Mendikbud: Ada Kaitan Utuh antara Kurikulum 2013 dengan Ujian Nasional
Jakarta--Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyampaikan, ada kaitan utuh antara Kurikulum 2013 dengan Ujian Nasional (UN). Kaitan ini, kata dia, berangkatnya dari delapan standar nasional pendidikan (SNP).
"Karena satu kesatuan utuh maka menjadi perhatian khusus kita. Penilaian itu bagian kurikulum. UN dan ujian sekolah adalah bagian dari penilaian dan penilaian bagian dari kurikulum," katanya pada Rapat Koordinasi Persiapan Implementasi Kurikulum 2013 pada Tahun 2014 dan Ujian Nasional 2014.

Selasa, 17 September 2013

Permendikbud tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum 2013

Mentri Pendidikan: Mohammad Nuh
Berikut ini penulis lampirkan beberapa Permendikbud tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum 2013 untuk tingkat satuan pendidikan baik SD/MI, SMP/MTs, mapun SMA/MA/SMK yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 sehingga dalam menjalankannya terarah sesuai dengan koridor yang ada, silahkan diunduh dibawah ini:

Selasa, 10 September 2013

Konsep Pendekatan SAINTIFIK Kurikulum 2013


Kriteria
  1. Materi pembelajaran berbasis pada fakta atau fenomena yang dapat dijelaskan dengan logika atau penalaran tertentu; bukan sebatas kira-kira, khayalan, legenda, atau dongeng semata.
  2. Penjelasan guru, respon siswa, dan interaksi edukatif guru-siswa terbebas dari prasangka yang serta-merta, pemikiran subjektif, atau penalaran yang menyimpang dari alur berpikir logis.
  3. Mendorong dan menginspirasi siswa berpikir secara kritis, analistis, dan tepat dalam mengidentifikasi, memahami, memecahkan masalah, dan mengaplikasikan materi pembelajaran.

Random Post