Senin, 23 Mei 2016

Soal dan Pembahasan OSN Matematika SMP Tingkat Nasional 2016 (Hari Kedua)


Akhirnya Penulis bisa melampirkan Soal dan Pembahasan OSN Matematika SMP Tingkat Nasional 2016 untuk soal hari kedua. Walaupun akhir-akhir ini banyak sekali kesibukan yang Penulis lakukan disamping menyusun dan mengkoreksi soal Pre Test OSN Guru Matematika SMP Tahun 2016 termasuk mempersiapkan modul pelatihannya, kegiatan kampus, kegiatan sekolah dll. Akan tetapi demi untuk saling berbagi teman-teman dan saling berdiskusi untuk pembahasan yang lebih mudah di pahami oleh siswa SMP khusunya dan para pencinta matematika pada umumnya. Sedangkan pada lampiran sebelumnya penulis telah mempostingkan Soal dan Pembahasan OSN Matematika SMP Tingkat Nasional 2016 untuk soal hari pertama.

Penulis berharap akan ada Pembahasan yang lain/solusi yang lebih mudah dan benar pada Soal OSN Matematika SMP Tingkat Nasional Tahun2016 ini. Oleh karena itu, jika ada Solusi/Pembahasan yang 'lebih gampang/mudah dipahami oleh siswa',... Penulis sangat berterimakasih untuk masukan, saran dan kritiknya, "karena penulis hanyalah Manusia Biasa... :-)"


-----Semoga Bermanfaat-----
Unduh Soal dan Pembahasannya dengan mengklik gambar di bawah ini atau [Download]

https://drive.google.com/file/d/0ByVRPALm_krQMU9QN0NoMFhZRzQ/view?usp=sharing


Demikian lampiran Soal dan Pembahasan OSN Matematika SMP Tingkat Nasional 2016 (Hari Kedua), semoga kita selalu bisa berbagi, amien.....



12 komentar:

  1. Untuk Pembahasan no 3 Volume Prisma terpancung DCM,HGN.
    Dalam hitungan saya Volume Prisma utuh adalah 1/4 dari volume kubus ABCD.EFGH itu andai BM=MC dan volume areal terpancung = 1/16 nya. jadi volume prisma terpancung = 1/8 + 1/16 = 3/16 dm^3
    bagaimana menurut bapak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lau menurut pendapat saya sih berikut:
      Pengandaian bahwa BM = MC tidak dapat dibenarkan, karena titik M merupakan hasil proyeksi dari titik N. sedangkan titik N diperoleh dari perpanjangan garis HT. dinama titik T merupakan titik pusat persegi dan dari situ kita dapatkan segiempat siklis yang mengakibatkan besar sudut PQT = besar sudut PHT. hal itu mengakibatkan segitiga GHN merupakan segitiga siku-siku sama kaki. Dengan demikian panjang GN = 1 dm, karena GH = 1 dm.

      jadi panjang MB tidak sama dengan panjang MC

      Terimakasih...

      Hapus
    2. andai saja soal ini pilihan ganda... hasilnya sama jika bm=mc yaitu 0,2 dm^3 sebagai pilihan jawaban. jawaban bapak juga jika dilakukan pembulatan desimal juga 0,2 dm^3..trims

      Hapus
    3. Saya kira tidak demikian, coba diceks kembali jawaban saya:
      Jawaban yang saya bahas bahwa volume prisma terpancung DCM.HGN = 1/12(3√2 – 1) = 0,27... lau dibulatkanpun menjadi satu desimal = 0,3; ....bukan 0,2....

      Hapus
    4. Assalamualaikum wr.wb mohon maaf kepada teman teman jika postingan saya mengganggu anda namun apa yang saya tulis ini adalah kisah nyata dari saya dan kini saya sangat berterimah kasih banyak kepada Mbah Rawa Gumpala atas bantuan pesugihan putihnya tampa tumbal yang sebesar 15m kini kehidupa saya bersama keluarga sudah sangat jauh lebih baik dari sebelumnya,,saya sekaran bisa menjalanka usaha saya lagi seperti dahulu dan mudah mudahan usaha saya ini bisa sukses kembali dan bermanfaat juga bagi orang lain,,ini semua berkat bantuan Mbah Rawa Gumpala dan ucapa beliau tidak bisa diragukan lagi,bagi teman teman yang ingin dibantuh seperti saya dengan pesugihan putih bisa anda hubungi di no 085 316 106 111 jangan anda ragu untuk menghubuni beliau karna saya sudah membuktikannya sendiri,karna Mbah tidak sama seperti dukun yang lain yang menghabiskan uang saja dan tidak ada bukti sedankan kalau beliau semuanya terbukti nyata dan sangat dipercay,,ini unkapan kisah nyata dari saya pak Rudi di semarang.Untuk lebih lenkapnya silahkan buka blok Mbah di šŸ£PESUGIHAN PUTIH TANPA TUMBALšŸ£

      Hapus
  2. Mau Tanya pak pada nomor 3
    sesuai gambar limas GNK.H
    Apakah Luas Segitiga HKN = HKG = HNG ?
    Bukankah rumus luas Limas itu 1/3 x luas alas x tinggi, dengan masing2x luas segitiga sisi tegak harus sama besar. misalnya pada limas segiempat bentuk piramid, luas empat segitiga tegaknya sama besar.
    Pada pengamatan saya digambar luas Segitiga HNG itu lebih besar dari dua segitiga HKN dan HKG pada limas GNK.H ... sehingga menghitung volume limasnya tidak bisa langsung 1/3 x luas alas x tinggi atau bapak ada ilustrasi lainnya ? trims ya untuk penjelasannnya, sukses selalu pak tohir.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jelas tidak sama, mengingat GN = GH = 1 dm dan panjang GK = NK = MC = (1/2)√2 dm. Dengan demikian panjang GN tidak sama dengan panjang GK, dll
      Sehingga alas limasnya adalah segitiga siku-siku GKN dengan titik siku-sikunya di titik K.
      Sedangkan tinggi limasny adalah GH

      “Coba saudara agan lakukan ilustrasi dengan merotasi 90 atau 180 derajad gambar kubus tersebut, maka hasilnya akan lebih jelas terlihat berbeda”. Memang seringkali suatu gambar ‘menipu panca indra’."

      Hapus
  3. Permisi pak namun sepertinya untuk yang nomor 9 tidak sesimpel itu Pak. Tolong dicek kembali jawabannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih atas koreksinya, oke sy cek lagi dulu...

      tp lau menurut pendapat agan sendiri gmn pembahasannya?...he he

      Hapus
  4. Maaf Pak, untuk soal ke-5 yang hari kedua tentang pembagian kamar, kok saya mendapat hasil termurah adalah Rp. 4.100.000 bukan Rp.4.250.000. Mohon di cek lagi, terima kasih.

    BalasHapus
  5. saya mau tanya
    ini soal nya
    bilangan bulat apa yang bukan nol yang memenuhi persamaan xn + yn = zn

    BalasHapus
  6. main main ke website kita yah gan...

    VBANDAR

    BalasHapus

Random Post